Rhoma Irama Buka Konser Guns N’ Roses di Jakarta

Rhoma Irama akan membuka konser Guns N’ Roses di Jakarta pada 21 November 2026 bersama 8 gitaris legendaris. Promotor Rajawali Indonesia memilih Raja Dangdut itu sebagai bagian proyek kolaborasi lintas generasi musik rock Tanah Air. Penampilannya menjadi sorotan karena ia dikenal luas sebagai ikon dangdut, tetapi juga memiliki akar musikal rock. Pertunjukan pembuka tersebut dirancang untuk mempertemukan sejarah gitar rock Indonesia sebelum band Amerika itu naik panggung.

Anas Alimi, CEO Rajawali Indonesia, mengatakan promotor ingin menyambut tamu internasional dengan menampilkan perjalanan panjang rock nasional. Ia menyebut para gitaris akan hadir sebagai memorabilia hidup, bukan sekadar pengiring sebelum Guns N’ Roses tampil. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi pada konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

Rhoma Irama Jadi Bagian dari Sembilan Dewa Gitar

Proyek 9 Dewa Gitar mempertemukan Rhoma Irama dengan Ian Antono, Eet Sjahranie, Edi Kemput, dan Totok Tewel di satu panggung. Barisan itu juga mencakup Pay Burman dari BIP, Azis MS, John Paul Ivan, serta Dewa Budjana dari GIGI. Promotor menempatkan kolaborasi tersebut sebagai penghormatan kepada perjalanan genre rock yang tumbuh melalui beragam band dan musisi. Konsep ini memberi ruang bagi gitaris dengan karakter berbeda, sekaligus memperlihatkan hubungan lintas generasi dalam musik populer nasional.

Kejutan yang Tidak Diduga Rhoma

Rhoma mengaku terkejut ketika Anas menelepon dan mengundangnya bergabung dengan para gitaris senior untuk tampil di panggung besar. Ia berseloroh bahwa publik lebih mengenalnya sebagai dewa vokal, meski kemampuan memainkan gitar turut membentuk perjalanan musiknya. Pertemuan itu juga mempertemukannya kembali dengan musisi seperti Ian Antono, Azis MS, dan Dewa Budjana yang pernah berkolaborasi dengannya.

“Saya surprise banget. Karena tiba-tiba Anas ini telepon diajak ngumpul sama dewa gitar. Lah gue bukan dewa gitar, gue dewa vokal,” ujar Rhoma Irama.

Riwayat Rock Rhoma Irama Menjadi Sorotan

Meski identik dengan dangdut, Rhoma menegaskan bahwa rock bukan wilayah asing dalam perjalanan bermusiknya sejak awal karier. Ia mengingat pernah memulai perjalanan bersama band beraliran rock sebelum namanya melejit sebagai salah satu ikon dangdut Indonesia. Latar tersebut membuat keterlibatannya terasa menarik, sebab proyek ini mempertemukan identitas musik yang kerap ditempatkan dalam genre berbeda. Anas juga menyebut pengaruh Deep Purple pernah memberi inspirasi musikal kepada Rhoma, memperlihatkan persinggungan antara rock dan dangdut.

Rhoma Irama Siap Tampil Bersama Musisi Kawakan

Rhoma Irama akan tampil bersama musisi pendukung berpengalaman yang memperkuat susunan musik dan vokal pada pertunjukan pembuka tersebut. Rere dari Grass Rock mengisi drum, sementara Rio Ricardo memainkan kibor dan Roy Jeconiah ikut memperkuat bagian vokal. Ahmad Albar dan Krisyanto Jamrud juga mengisi vokal, sedangkan Dewa Budjana dipercaya mengarahkan musik sebagai music director.

Ahmad Albar Sambut Kolaborasi Ini

Ahmad Albar turut menyampaikan antusiasme karena mendapat kesempatan menjadi bagian dari proyek pembuka konser band rock internasional tersebut. Meski belum menguraikan detail penampilannya, ia mengaku bersyukur terlibat bersama rekan-rekan musisi yang telah lama dikenalnya. Susunan lintas vokalis, gitaris, dan pemain instrumen memberi kemungkinan aransemen dinamis dalam satu kesatuan pertunjukan.

Konser Guns N’ Roses Sajikan Persilangan Generasi

Rajawali Indonesia merancang pembuka itu sebagai rangkuman sejarah rock nasional, menghadirkan musisi dari beberapa era dan latar band. Guns N’ Roses dijadwalkan tampil di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 21 November 2026. Konsep sembilan dewa gitar menempatkan pembuka konser bukan sekadar hiburan pengantar, melainkan penghormatan terhadap tradisi rock Indonesia. Bagi penonton, format kolaborasi ini menawarkan perjumpaan tokoh musik lintas generasi sebelum penampilan utama band asal Amerika Serikat.

Pengumuman ini memperlihatkan bagaimana konser internasional dapat menjadi ruang untuk menampilkan kembali lintasan sejarah musik lokal. Bagi Rhoma, kesempatan tersebut menjadi kejutan sekaligus peluang memperlihatkan sisi musikal yang tidak selalu melekat pada citra dangdutnya. Kolaborasi ini akan mempertemukan warisan rock Indonesia dengan penggemar Guns N’ Roses dalam satu panggung Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post