Jamsky Gandeng John Paul Ivan Lewat “Taklukkan Dunia”

Band pop rock alternatif Jamsky kembali menegaskan langkah kreatifnya melalui single ke-3, “Taklukkan Dunia”, bersama gitaris John Paul Ivan. Rilisan ini menandai kelanjutan perjalanan kuartet yang terbentuk pada 2 Desember 2024 dari lingkar komunitas penggemar Jamrud. Formasi Jamsky menempatkan Kiki Jems sebagai vokalis, Sony Evandher pada gitar, Rama di drum, serta Fahim mengisi ritem. Di balik rilisan terbaru itu, mereka membawa cerita yang berawal dari sesi jamming santai, bukan rancangan kolaborasi besar.

Para personel bertemu lewat Jammers United Indonesia, komunitas yang mempertemukan mereka melalui kecintaan terhadap musik Jamrud. Gagasan membentuk band datang dari Sony, yang ingin kembali bermain setelah cukup lama tidak menjalani aktivitas bermusik bersama. Awalnya, lagu-lagu Jamrud menjadi bahan jamming di waktu luang, sebelum pertemuan rutin itu berkembang menjadi langkah berkarya.

Taklukkan Dunia Menjadi Babak Baru Jamsky

Dari ruang jamming, Jamsky bergerak menuju panggung acara dan gigs, lalu mulai menulis materi orisinal dengan identitas sendiri. “Taklukkan Dunia” menjadi single ke-3 setelah “K.O. Pramuka” dirilis mandiri dan “Ular” menghadirkan Krisyanto dari Jamrud. 3 rilisan itu memperlihatkan cara band ini membangun katalog secara bertahap, melalui karya mandiri sekaligus kolaborasi lintas musisi. Bersama John Paul Ivan, mereka membuka babak baru dengan mempertemukan materi Jamsky dan pengalaman musik sang gitaris.

Gagasan Kolaborasi Muncul dari Pertemanan

Sony mengungkapkan, ajakan itu lahir dalam obrolan santai karena dirinya dan Ivan sudah saling mengenal sebelumnya. Dalam percakapan itu, Sony menawarkan materi lagu dan menyampaikan keinginannya agar Ivan ikut mengisi proyek terbaru bandnya. “Ya udah, mana materinya dulu?” ujar Sony, menirukan respons John Paul Ivan terhadap tawaran itu.

Jamsky Ingin Punya Warna Musik Sendiri

Meski tumbuh dari komunitas penggemar Jamrud, Jamsky tidak ingin terus bernaung di bawah bayang-bayang band yang menginspirasinya. Sony menegaskan bahwa kedekatan dengan komunitas tidak berarti Jamsky akan menjadikan lagu Jamrud sebagai proyek daur ulang. Band ini memilih menumbuhkan karakter melalui lagu sendiri, sekaligus memberi ruang bagi eksplorasi musikal sesuai arah yang mereka bangun. Sikap tersebut menempatkan orisinalitas sebagai prioritas, tanpa menghapus jejak pertemanan dan pengalaman yang membentuk perjalanan awal mereka.

Taklukkan Dunia dan Pencarian Identitas Jamsky

“Mungkin kita ya walaupun kita berawal dari komunitas Jammers, ya, ya kita pengin jadi diri kita sendiri nantinya,” kata Sony. Pernyataan itu menggarisbawahi tujuan mereka, yakni berkembang lewat repertoar sendiri alih-alih sekadar mereproduksi lagu-lagu Jamrud. Dengan begitu, “Taklukkan Dunia” menjadi bagian dari upaya memperkenalkan warna Jamsky tanpa memutus akar musikal para personelnya.

Album Debut Berisi 9 Lagu

Sembari memperkenalkan single terbaru, Jamsky juga tengah menyiapkan album penuh yang dirancang memuat 9 lagu. Persiapan tersebut memperlihatkan bahwa band ini tidak berhenti pada 3 single, melainkan mulai merancang perjalanan dalam format lebih panjang. Album itu menjadi ruang berikutnya bagi mereka untuk mempertegas karakter, setelah serangkaian rilisan awal memperkenalkan arah musiknya.

Karakter Musik Jadi Prioritas Utama

Jamsky mengakui selera pendengar masa kini tetap menjadi pertimbangan, tetapi band itu tidak menjadikannya kompas utama saat berkarya. Rama mencontohkan bahwa ketika Jamrud dan Boomerang populer, musik pop serta boyband juga meramaikan lanskap industri. Menurutnya, setiap musisi tetap memiliki ruang, karakter, dan pendengar sendiri, sehingga tren tidak harus menentukan seluruh keputusan kreatif. Pandangan itu mengisyaratkan strategi Jamsky untuk menjaga orientasi musikal, sambil memahami perubahan selera tanpa kehilangan identitas.

Dengan kolaborasi bersama John Paul Ivan, Jamsky memperluas jejak rilisan sembari memperkenalkan visi musik yang ingin mereka bangun. Tantangan berikutnya terletak pada konsistensi karya, terutama ketika album 9 lagu nanti merangkum karakter yang sedang mereka cari. Untuk Jamsky, perjalanan dari jamming Jamrud menuju materi sendiri menjadi proses tumbuh, bukan alasan untuk berhenti bereksplorasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post